Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Zona Merah Gunung Agung Dipasangi Portal

foto by kiky

KARANG ASEM– Banyaknya warga dan wisatawan yang nekat menerobos kawasan Zona Merah Gunung Agung, membuat aparat Gabungan  TNI dan  Polri dibantu warga memasang portal penghalang di setiap jalur masuk strategis. Hal itu dilakukan mengingat status Gunung Agung masih dalam status awas dan berbahaya.

Pemasangan portal penghalang itu dilakukan sejak Rabu kemarin, dengan memasang enam titik portal penghalang di sekitar kawasan Kecamatan Selat Karang Asem.

Petugas Gabungan yang terdiri dari aparat Koramil dan Kepolisian Polsek Selat bahu membahu menutup jalan utama di radius 12 kilometer atau kawasan zona berbahaya dibantu warga setempat.

Ke enam portal yang telah terpasang itu berada di beberapa tiik dengan rincian,  empat titik di pasang jalur timur dan jalur utara, sementara dua titik portal lagi dipasang di jalur selatan yang menghubungkan Kabupaten Karang Asem dan Kabupaten Klungkung melewati kawasan Desa Selat.

Meski hanya menggunakan bambu, namun portal yang telah melintang di jalan utama desa itu, diharapkan bisa menghalau warga dan wisatawan yang ingin mendekati zona berbahaya Gunung Agung mengingat statusnya masih awas.  

Menurut Komadan Koramil Selat, Kapten infantri I Wayan Mustika, menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan 24 jam penuh agar warga dan wisatawan tidak bebas masuk ke zona merah, sebab cukup berbahaya.

“Meski sudah dipasangai portal namun penjagaan akan terus menerus dilakukan selama 24 jam penuh dengan melibatkan aparat TNI, Polri dan warga setempat. Hal itu dilakukan untuk keamanan semua pihak, “ tegas Mustika. 

Berdasarkan pengalaman letusan tahun 1963, wilayah Kecamatan Selat terkena dampak cukup parah Gunung Agung. Bahkan Ratusan korban warga saat itu. Untuk itu, warga dan aparat tidak menginginkan hal serupa terulang megingat tidak satupun yang bisa memperediksi kapan terjadinya erufsi Gunung Agung.

Sebelum dipasang, warga dan wisatawan bebas keluar masuk ke wilayah zona merah atau 12 kilometer Kawasan Gunung Agung.  Bukan hanya warga yang ingin melakukan persembahyangan, namun beberapa kali wisatawan asing juga nekat mengambil video persis di bibir kawah Gunung Agung dan mengunggahnya di medsos. (Kik/Cia)

Komentar