Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Lagi, Baliho Mantra-Kerta Dirusak

Baliho Mantra-Kerta yang dirusak di Jalan Mawar Tabanan. Foto : Liputanbali.com

TABANAN – Pengrusakan Baliho Mantra – Kerta kembali terjadi di Tabanan. Kali ini, dua pasang baliho yang terpasang di Jalan Mawar Gerokgak Gde Delod Peken dirusak orang tak dikenal.

Pengrusakan diketahui Jumat (26/1) pagi. Pengrusakan alat praga kampanye milik salah kader Golkar Tabanan ini dirusak di bagian wajah. Wajah anggota Dewan Tabanan, Ni Made Meliani dirusak persis dibagian wajah. Belum diketahui motif dibalik pengrusakan tersebut.

Kejadian ini merupakan kali kedua, setelah sebelumnya, baliho Mantra-Kerta yang dipasang salah satu anggota DPRD Tabanan lainnya, I Made Asta Dharma juga dirusak dibagian wajah. Akibatnya, baliho terlihat kurang nyaman dilihat maupun para pengguna jalan yang kebetulan melintas.

Jajaran Golkar Tabanan sendiri begitu menyesalkan pengrusakan baliho Mantra-Kerta untuk kedua kalinya ini. Pengrusakan diduga dilakukan oleh oknum warga yang jelas-jelas tidak bertanggung jawab.

“Ini merupakan tindakan intimidasi sekaligus teror,” ungkap Humas Golkar Tabanan, Vincensius Jala. Jumat sore.

                                                   

Meski demikian, Vincensius mengakui, kader Golkar tidak akan patah semangat dalam memenangkan Mantra-Kerta di Tabanan. Bahkan Kejadian ini justru akan jadi penyamangat dibalik upaya pemenangan Calgub Koalisi Rakyat Bali (KRB) ini.

Ke depan, pihaknya akan mengawasi semua titik pemasangan baliho Mantra - Kerta agar tidak terjadi pengrusakan. Jika diketemukan oknum warga yang merusak, maka pihak Golkar tidak segan-segan untuk melaporkan aksi pengrusakan tersebut kepada pihak berwenang.

“Semua titik pemasangan Baliho akan diawasi oleh tim pengawas Mantra – Kerta. Jika ditemukan, maka akan diperoses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Vincensius juga mengingatkan agar simpatisan maupun pendukung Mantra-Kerta untuk tetap sabar dan  tidak terpancing dengan kasus pengrusakan tersebut, melainkan harus disikapi dengan santun dan cerdas. (Cia)

Komentar