Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Dekopinda Tabanan Target Tuntaskan Sejumlah Masalah Perkoperasian

Ketua Dekopinda Tabanan, Ir Wirna Ariwangsa saat memberi sambutan ditengah acara rakerda di Gedung Dekopinda, Selasa (12/6). Foto : LBC

TABANAN – Ditengah usia kepengurusannya yang semakin mapan, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Tabanan terus berupaya berbenah diri demi kebaikan koperasi dan jajaran pengurusnya di Tabanan.

Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Gedung Dekopinda, jalan Pulau Seribu, Tabanan Selasa (12/6), sejumlah masalah dibahas termasuk soal legalitas yang belum dimiliki ratusan koperasi yang ada di Gumi lumbung beras.

Penyelesaian sejumlah masalah itu diharapkan agar peran dekopinda di Tabanan bisa semakin dirasakan mamfaatnya oleh kalangan anggota.

Terkait soal legalitas koperasi di Tabanan, saat ini ada sejumlah masalah ditemukan. Salah satunya yakni masalah ijin simpan pinjam yang dimiliki ratusan koperasi di Tabanan. Dari 457 koperasi, baru 254 koperasi atau sekitar 54 persen yang sudah memiliki ijin simpan pinjam.

Untuk itu, Dekopinda dihadapan ratusan pengurus dan pemilik koperasi yang hadir saat acara meminta agar koperasi yang belum memiliki legalitas simpan pinjam segera mengurus kelengkapan ijin simpan pinjam agar sesuai dengan aturan yang ada.

                        

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, Anak Agung Gde Dalem Trisna Ngurah dalam sambutannya meminta agar masalah ijin legalitas tersebut diharapkan harus selesai tahun ini, sebab jika tidak maka akan dikenai sangsi hingga pencabutan ijin operasional koperasi.

“Untuk pengurusan ijin simpan pinjam bukan lagi melewati dinas koperasi, namun lewat dinas perijinan atau OPD terkait. Jika belum memiliki ijin, kami siap memfasilitasi agar semua kelengkapan ijin terpenuhi,” ungkap Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, Ni Nyoman Yudiani mewakili.

Dilain pihak, Ketua Dekopinda Tabanan, Ir Wirna Ariwangsa MM kembali menekankan perlunya rapat kerja setiap tahun untuk mengetahui keaktifan anggota berikut berbagai masalah perkoperasian yang ada di Tabanan.

Sejauh ini, paparnya Wirna, koperasi berbadan hukum sudah banyak dinaungi oleh Dekopinda namun yang menjadi pertanyaan sejauh mana kesadaran pengelola koperasi  untuk aktif dalam setiap kegiatan berikut mampu memenuhi sejumlah kewajiban yang telah disepakati.

Dari 448 Koperasi yang aktif, tegasnya, saat ini yang baru memenuhi kewajiban baru sekitar 200 an koperasi. Sebanyak 224 koperasi terpantau rutin melakukan pembayaran iuran dengan lancar, sementara sebanyak 184 koperasi diketahui rutin telah membayar dana pendidikan.

“Dekopinda telah banyak menaungi koperasi berbadan hukum, namun sejauh mana kesadarannya harus dipertanyakan lagi,” tegas Wirna yang juga saat menjabat Sekda Tabanan ini.

Dalam kesempatan kemarin, Wirna juga menekankan program kerja ke depan termasuk mampunya menangkap berbagai peluang yang ada saat ini sekaligus bisa meningkatkan kinerja atas koperasi.  Meski dalam peluang tersebut ada hambatan, namun hal itu diharap bukan menjadi halangan bagi koperasi untuk berkembang.

 Dekopinda Tabanan akan terus konsen dengan pengadaan program program yang lebih baik dalam upaya peningkatan kebersamaan dan peningkatan kualitas sdm. “Selain itu, peran dekopinda juga meningkatkan nilai spiritual dan semuanya sudah berjaland dengan baik selama ini,” papar Wirna. (LBc)

Komentar