Mahasiswa UGM Yogyakarta Rencana KKN di Tabanan

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tunjukkan plakat yang diterimanya dari Koordinator Wilayah KKN PPM UGM 2019 Wilayah Bali Nusra Slamet Widiyanto (Foto:ist/Hms)

TABANAN  – Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta sejumlah 60 orang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Tabanan  selama 50 hari mulai dari tanggal 28 Juli - 18 Agustus 2019 mendatang.

Hal itu terungkap saat Koordinator Wilayah KKN Program Pengabdian Masyarakat (PPM) UGM 2019 Wilayah Bali Nusra Slamet Widiyanto melakukan audensi dengan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti di ruang kerja, Senin (1/7) 
 

Dalam diskusi santai tersebut, Slamet Widiyanto melaporkan UGM akan KKN di dua desa yang ada di Kecamatan Selemadeg dan Marga untuk membantu pengembangan program pariwisata. “Kita ke depan kalau diijinkan tidak hanya akan fokus pada pariwisata tetapi juga program-program lain yang diperlukan Pemkab Tabanan untuk meningkatkan akselerasi pembangunan daerah,” lapornya.

 
Diungkapkan,  tujuan dari KKN ini adalah untuk membantu Pemerintah Kabupaten Tabanan, dan kebetulan pihak UGM, Yogyakarta dan Pemkab Tabanan telah melaksanakan MoU atau kesepakatan.

“Memang tujuan kami adalah bagaimana KKN di Tabanan ini kita bisa membantu masyarakat, khususnya Pemerintah Daerah di dalam meningkatkan kecepatan di dalam pembangunan Daerah. Maka dari itu kami bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan melaksanakan KKN ini sebagai salah satu lanjutan dari MoU tersebut,” imbuhnya.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, AA. Dalem Tresna Ngurah sangat menyambut baik dan  mengapresiasi rencana KKN Mahasiswa UGM di Tabanan.
 
“Saya atas nama Pemkab Tabanan menyambut baik.  Kegiatan KKN ini merupakan salah satu program untuk mengisi kesepakatan MoU yang telah kami tandatangani dengan UGM beberapa waktu lalu ,” ujar Bupati Eka.

Bupati Eka berharap, ke depan KKN mahasiswa UGM ini ini tidak hanya dilaksanakan satu atau dua kali penerjunan saja, tetapi memang harus berkelanjutan untuk membantu mensukseskan program-program Pemerintah Daerah. "Selain program pariwisata, kami berharap program Pemkab Tabanan lainnya di desa bisa juga disinergikan dengan kegiatan KKN UGM," pungkasnya  (Dim/Cia)

Komentar