Adi Wiryatama Kembali Jabat Ketua DPRD Bali

Proses pelantikan Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama dan wakil di Gedung DPRD Bali kawasan Renon, Denpasar. Selasa (1/10). (Ist)

DENPASAR – I Nyoman Adi Wiryatama kembali terpilih menduduki posisi Ketua DPRD Bali. Politikus senior PDI-P Tabanan kembali memegang tampuk pimpinan dewan untuk ke 2 (dua) kalinya usai melewati prosesi  pelantikan  di Gedung Dewan DPRD Bali, Selasa (1/10).

Pelantikan kemarin bertepatan dengan moment Hari Kesakian Pancasila berikut dihadiri Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua TP PKK Ny. Putri Suastini Koster dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Provinsi Bali serta undangan lainya.

Selain Adi, turut dilantik selaku pimpinan yakni Nyoman Sugawa Korry, Nyoman Suyasa dan Tjokorda Gede Asmara Putra Sukawati, masing-masing dilantik selaku Wakil Ketua Dewan masa periode 2019-2024.

Usai dilantik, Adi Wiryatama menyatakan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu semua proses pelantikan sehingga berjalan lancar.

Pria asal Banjar Tegeh, Angseri, Baturiti, Tabanan ini juga menyatakan siap mengembankan amanat yang telah dipercayakan berikut akan meningkatkan porsi dan kinerja dewan demi pembangunan Bali agar lebih baik ke depan berupa pembangunan infrastruktur dan pembangunan bidang pariwisata.

“Kita akan tingkatkan porsi dan kerja anggota dewan demi pembangunan  Bali ke depan,” ujarnya.

Saat pemilu legislative April lalu, Adi Wiryatama berhasil meraup perolehan suara hingga 88 ribu lebih suara di dapil Tabanan. Jumlah tersebut jauh melebihi prolehan pada Pileg 2014 lalu yakni sebanyak 54 ribu suara.

Atas peroleh itu, tak lupa Adi menyatakan terima kasihnya kepada semua masyarakat Tabanan khususnya atas kepercayaan yang telah diberikan sehingga apa yang diharapkan bersama tercapai dengan baik.  

Diantara jajaran dewan yang dilantik beberapa waktu ini, sejumlah nama turut lolos duduk menjadi anggota dewan dari dapil Tabanan diantaranya, I Ketut Suryadi, I Ketut Purnaya dan I Wayan Supartha dan lainya.    

Di sisi lain, Gubernur Bali Wayan Koster mengajak anggota DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024 untuk bersama-sama menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Bali guna mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Gubernur asal Desa Sembiran berharap DPRD Bali sudah bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.

Selain mengucapkan selamat atas dilantiknya pimpinan DPRD Bali, Gubernur Koster berharap tidak ada monopoli dalam mengisi alat kelengkapan dewan.

Ketua DPD PDI Perjuangan ini mengatakan meskipun PDIP mendominasi anggota dewan saat ini, ia berharap fraksi lain mendapat porsi sehingga proses politik berjalan dengan baik.

“Yang kita perlukan kerja bersama dengan gotong-royong melaksanakan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan dengan baik,” ujarnya.

Oleh karena itu lanjutnya, alat kelengkapan dewan harus merepresentasikan fraksi lain.

Ia juga mengajak anggota dewan Provinsi Bali untuk melihat masalah-masalah yang ada di Bali dengan cermat, baik yang bersifat internal maupun eksternal.

Untuk memudahkan sinergitas dan sinkronisasi, Gubernur Koster mengatakan ada lima bidang prioritas pembangunan dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana.  Yakni meliputi pertama, bidang pangan, sandang, dan papan. Kedua, bidang pendidikan dan kesehatan, dan ketiga menyangkut bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Kemudian keempat, bidang adat, agama, tradisi, seni dan dudaya. Terakhir kelima ialah bidang pariwisata. (*/Cia)

 

Komentar