Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Pesona Tabanan Selain Seminyak dan Canggu: Ada Nuanu Creative City hingga Wisata Menarik Lainnya, Buruan Merapat !

The Earth Sentinels, seni patung karya seniman Afrika Selatan, Daniel Popper setinggi 45 kaki (13.7m) Foto: Nuanu Creative City. (ist)

TABANAN – Berbicara soal liburan ke Bali, umumnya wisatawan akan terpaku dengan pesona alam dibalut dengan gaya hidup yang ada di Bali, khususnya di area ramai seperti Kuta, Seminyak, dan Canggu.

Ubud dan Kintamani menjadi area pilihan bagi mereka yang menginginkan sedikit ketenangan, dengan pesona alam yang luar biasa indahnya. Di sisi lain, Nusa Dua menjadi area yang tak tergantikan bagi pelancong yang menginginkan eksklusivitas, penginapan berbintang lima yang bahkan baru saja mendapatkan penghargaan bergengsi Michelin Key, menjadi pilihan utama terutama bagi pasangan yang ingin menikmati bulan madu.

Namun, di tengah-tengah pulau Bali, Tabanan dikenal sebagai ‘Bumi Lumbung Padi’ menjadi alternatif yang seharusnya tidak kalah menarik. Lebih hijau, lebih tenang, dan terasa lebih autentik.

Malahan, bisa menjadi alternatif bagi mereka yang mencari suasana baru untuk menghindari hiruk-pikuk, tanpa harus mengorbankan pengalaman liburan yang berkesan. Alam yang masih asri berpadu dengan ruang-ruang kreatif dan destinasi unik, menjadikan Tabanan pilihan segar untuk menyambut Tahun Baru 2026 di Bali.

Berikut beberapa rekomendasi tempat terbaik di Tabanan yang patut masuk daftar liburan Anda:

1. Nuanu Creative City

Berlokasi di atas lahan seluas 44 hektare dekat pesisir Pantai Nyanyi, Nuanu memadukan ketenangan Bali dengan ragam pengalaman yang kaya. Di dalamnya terdapat restoran dan beach club, galeri seni, hotel butik dan penginapan, fasilitas kesehatan dan kebugaran, kebun kupu-kupu, taman alpaka, hingga instalasi seni publik yang tersebar di berbagai titik. Kawasan ini hidup sebagai perpaduan antara resort dan taman budaya. Taman di tengah Nuanu juga menjadi hotspot bagi pecinta piknik sambil menunggu sunset. Tersedia juga shuttle bus elektrik yang siap membantu mobilitas untuk mengelilingi kawasan, namun, jalan juga terasa menyenangkan karena infrastruktur yang dibangun untuk mendorong berjalan kaki.

2. Pantai Kedungu

Tak jauh dari Nuanu, Pantai Kedungu menawarkan suasana pantai Bali yang lebih tenang dan alami. Pantai ini dikenal di kalangan peselancar, namun tetap nyaman bagi pengunjung yang sekadar ingin berjalan di pasir atau menikmati sunset tanpa keramaian.

Deretan kafe kecil di sekitar pantai menghadirkan tempat bersantai dengan pemandangan laut lepas. Saat sore hari, Pantai Kedungu menjadi spot sempurna untuk menutup hari dengan suasana santai, jauh dari kesan Bali yang terlalu sibuk.

3. Jatiluwih Rice Terrace

Belum lengkap membicarakan Tabanan tanpa menyebut Jatiluwih, kawasan sawah berundak yang telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO. Lanskap hijau yang membentang sejauh mata memandang menawarkan pengalaman Bali yang autentik dan menenangkan.

Jalur trekking ringan tersedia bagi pengunjung yang ingin menikmati alam lebih dekat, sementara kafe dan restoran di sekitarnya menyajikan pemandangan sawah yang dramatis—ideal untuk menikmati pagi yang tenang atau makan siang santai.

4. Alas Kedaton

Bagi wisatawan yang tertarik dengan sisi budaya dan alam, Alas Kedaton menawarkan pengalaman berbeda. Hutan kecil yang dihuni oleh ratusan monyet ini berpadu dengan pura kuno yang sarat nilai spiritual.

Berbeda dengan kawasan serupa yang lebih ramai, Alas Kedaton terasa lebih sejuk dan tertata, cocok untuk kunjungan singkat sambil mengenal sisi Bali yang lebih tradisional.

5. Pantai Yeh Gangga

Pantai berpasir hitam ini sering luput dari radar wisatawan, padahal Pantai Yeh Gangga memiliki daya tarik tersendiri. Ombaknya cocok untuk berselancar, sementara suasananya relatif sepi, membuatnya ideal bagi pencari ketenangan. Pura kecil di tepi pantai serta aktivitas nelayan lokal menambah nuansa autentik, terutama saat pagi atau menjelang senja.

Menyambut Tahun Baru dengan Perspektif Baru

Tabanan membuktikan bahwa Bali lebih dari sekadar destinasi populer yang itu-itu saja. Dengan kombinasi alam, budaya, dan ruang kreatif yang berkembang, wilayah ini menawarkan pengalaman liburan yang segar—lebih tenang, lebih intim, namun tetap kaya akan cerita.

Jika Anda mencari cara baru untuk menyambut Tahun Baru 2026 di Bali, mungkin sudah saatnya melirik ke barat pulau. Jauh dari keramaian, namun dekat dengan esensi Bali yang sesungguhnya. ***

 

 

Komentar